Jalan Ijtihad Gawa Lelaku

Reposisi Intelektual di Zaman Anti-Intelektual

 

Di era ketika kebisingan informasi dan dominasi pragmatisme melumpuhkan daya reflektif bangsa, kaum intelektual dituntut untuk tidak sekadar berpikir, tetapi juga berani mengambil peran sosial dan moral dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebenaran. Ijtihad bukan hanya kerja nalar, melainkan juga laku hidup—gawe lan laku—yang menuntut integritas, keberanian, dan kesetiaan pada nurani. Buku ini berupaya membangkitkan kembali kesadaran akan pentingnya peran kaum intelektual sebagai penjaga moral publik dan penggerak transformasi sosial. Penulis mencoba menguraikan bagaimana nalar kritis harus terus dihidupkan, bagaimana pendidikan mesti diarahkan untuk memanusiakan manusia, serta bagaimana praktik demokrasi dan kemajuan teknologi seharusnya diletakkan dalam bingkai etika dan tanggung jawab sosial.

Penyusun

Dr. Khoiron As Saidany
Asmawati, M.Sos.
Mohammad Rizal Roikhan, S.Pd.
Jakfar Shodiq, S.AP.
I.G.N Oka Putra Setiawan, M.H.
Dr. Ahmad Syaifudin

ISBN-
PenerbitPT. Literasi Nusantara Abadi Grup
Halamanvi + 152
Harga

Rp 188.000