Akuntansi Sosial dalam Perspektif Belis Pernikahan Masyarakat Manggarai Barat
Selama ini, akuntansi kerap dipahami hanya sebagai instrumen ekonomi dan keuangan yang bersifat formal dan institusional. Namun, melalui penjelasan dalam buku ini, penulis membahas sisi lain dari akuntansi sebagai bentuk akuntabilitas sosial yang juga hidup dalam tatanan adat, kebiasaan, dan relasi antarindividu di komunitas. Tradisi belis menjadi pintu masuk untuk memahami bagaimana konsep pertukaran, nilai, dan penghargaan dalam budaya lokal dapat dibaca melalui lensa akuntansi sosial. Dengan demikian, karya ini merupakan refleksi atas dinamika nilai, identitas, dan pergeseran makna dalam kehidupan masyarakat Manggarai Barat. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan studi akuntansi, khususnya dalam ranah sociocultural accounting, serta memperkaya wacana tentang integrasi ilmu pengetahuan dengan kearifan lokal. Selain itu, penulis berharap karya ini dapat menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, praktisi budaya, dan masyarakat umum yang tertarik mempelajari hubungan antara ilmu ekonomi, sosial, dan budaya secara lebih mendalam dan kontekstual.
| Penyusun | Wizaldy Fabiano Hilnicputro |
|---|---|
| ISBN | - |
| Penerbit | PT Literasi Nusantara Abadi Grup |
| Halaman | vi + 69 |
| Harga | Rp 96.000 |