Membaca Zaman, Mengukir Peradaban
Peradaban manusia tidak pernah bersifat statis. Ia senantiasa bergerak, berubah, dan berkembang seiring dengan perkembangan pemikiran, teknologi, serta interaksi sosial yang terus berlangsung. Dalam konteks inilah, kemampuan untuk membaca zaman menjadi sangat penting agar manusia tidak hanya menjadi bagian dari arus perubahan, tetapi juga mampu memahami, menafsirkan, dan mengarahkan perubahan tersebut secara bijaksana. Lebih jauh, manusia juga diharapkan mampu menjadi pencipta zaman melalui gagasan, inovasi, dan tindakan yang konstruktif. Buku ini disusun dengan menggabungkan perspektif sejarah, sosial, budaya, dan pemikiran kontemporer. Setiap bab dirancang untuk membantu pembaca memahami berbagai dimensi peradaban, mulai dari jejak masa lalu, dinamika masa kini, hingga tantangan dan harapan masa depan.
| Penyusun | Rahmat Nasution, Ayu Wanda Ginting, Ismi Aulia, Sri Aqilah Maulida, Kiki Tandra Pranata, M. Lutfi Albar Nasution, Fadhilah Az Zahro, Rizki Nurbaiti Simanjuntak, Arjan Saputra Harahap, Jalaluddin Al Mahalli Hamzah, Adinda Suhaibah, Habibie Ramadhan, Dia Ayu Khairani |
|---|---|
| Penerbit | CV Literasi Nusantara Abadi |
| Halaman | viii + 220 |
| Harga | Rp 334.000 |