MODEL PENDIDIKAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN SPIRITUALITAS DAN KREATIVITAS ANAK
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, anak menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi perkembangan spiritual dan kreativitas mereka. Kemudahan akses terhadap informasi, perubahan pola interaksi sosial, serta berbagai pengaruh budaya dari luar dapat memberikan dampak positif maupun negatif bagi pertumbuhan anak. Di satu sisi, perkembangan teknologi membuka peluang yang luas bagi anak untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensinya. Namun, di sisi lain, kurangnya peng-awasan dan pendampingan dari keluarga dapat menyebabkan anak mengalami krisis nilai, menurunnya kesadaran spiritual, serta berku-rangnya kemampuan berpikir kreatif yang seharusnya menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Model pendidikan keluarga menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan dalam pembentukan spiritualitas dan kreativitas anak. Pola pengasuhan, komunikasi antara orang tua dan anak, pemberian teladan, pembiasaan nilai-nilai agama, serta dukungan terhadap aktivitas kreatif merupakan bagian dari model pendidikan keluarga yang dapat meme-ngaruhi perkembangan anak. Setiap keluarga memiliki pendekatan yang berbeda dalam mendidik anak sesuai dengan nilai, budaya, dan kondisi yang dimiliki. Oleh karena itu, pemahaman mengenai berbagai model pendidikan keluarga menjadi penting agar orang tua dapat memilih dan menerapkan pola pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik anak.
| Penyusun | Dr. Defika Andriana Sari, M.Pd. |
|---|---|
| Penerbit | CV. Literasi Nusantara Abadi |
| Halaman | x + 118 |
| Harga | Rp 192.000 |