LANGIT KELABU, RINDU YANG MEMBIRU

 

Langit Kelabu, Rindu yang Membiru adalah kumpulan puisi yang merangkai kisah kehilangan, kerinduan, dan proses menerima kepergian sosok yang sangat berarti—seorang ayah. Buku ini menghadirkan perjalanan batin yang mendalam dari seorang anak yang harus belajar berdiri sendiri setelah ditinggalkan, menelusuri ruang-ruang sunyi yang dipenuhi kenangan, doa, dan cinta yang tak pernah benar-benar pergi. Melalui bahasa yang puitis dan penuh perasaan, setiap puisi menjadi potret emosi yang jujur: dari keterkejutan atas kehilangan, kesedihan yang mengguncang, hingga upaya memahami takdir dan menemukan kekuatan dalam kenangan. Rindu digambarkan sebagai sesuatu yang hidup—mengalir dalam hujan, berpendar di langit malam, dan berbisik dalam kesunyian. Tidak hanya berkisah tentang duka, buku ini juga menyiratkan harapan. Bahwa cinta tidak terputus oleh kematian, melainkan berubah menjadi kekuatan yang membimbing langkah ke depan. Dalam setiap bait, pembaca diajak untuk merasakan bahwa kehilangan bukanlah akhir, melainkan awal dari proses menerima, mengikhlaskan, dan terus melanjutkan hidup dengan membawa warisan kasih yang abadi.

Penyusun

Kristina Natalia Febrina Nainggolan, Norita Uly Artha Nainggolan, Elisabeth Mimi Kasihani Nainggolan, Mechtildis Nora Yusla Nainggolan, Sesilia Seli

PenerbitCV. Literasi Nusantara Abadi
Halaman266 Hlm
HargaRp 178.000