Belajar Sepanjang Hayat
Konsep, Teori dan Relevansinya di Era Digital
Di era digital yang terus berkembang pesat, pembelajaran menjadi lebih fleksibel, terbuka, dan mudah diakses. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bagaimana belajar sepanjang hayat tidak hanya sebagai proses akademis, tetapi juga sebagai cara hidup yang melibatkan berbagai aspek keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Seiring dengan kemajuan teknologi, terutama di bidang informasi dan komunikasi, belajar sepanjang hayat menjadi semakin relevan. Proses pembelajaran kini dapat diakses melalui berbagai platform digital yang memudahkan siapa saja untuk belajar kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, buku ini juga mengulas berbagai teori pembelajaran, seperti konstruktivisme, andragogi, dan pembelajaran sosial, yang menjadi dasar dalam penerapan konsep belajar sepanjang hayat. Melalui buku ini, pembaca tidak hanya akan mempelajari dasar-dasar teori belajar sepanjang hayat, tetapi juga melihat relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, terutama di dunia profesional yang terus berubah. Dalam konteks ini, buku ini menyajikan berbagai tantangan serta peluang yang dihadapi oleh individu di era digital, serta cara untuk memanfaatkannya demi pengembangan diri yang berkelanjutan.
| Penyusun | Insiyatul Fikriyah |
|---|---|
| Penerbit | PT Literasi Nusantara Abadi Grup |
| Halaman | vi + 120 |
| Harga | Rp 192.000 |