Kearifan Lokal dan Metabolit Sekunder Tumbuhan Obat di Hutan Pendidikan Unhas
Buku ini disusun sebagai wujud kontribusi untuk memperkaya khazanah pengetahuan tentang hubungan antara manusia, kearifan lokal, dan potensi kimia alami tumbuhan obat. Hutan pendidikan bukan hanya laboratorium alam bagi mahasiswa dan peneliti, tetapi juga ruang hidup yang menyimpan kekayaan biodiversitas dan pengetahuan tradisional masyarakat sekitar. Di dalamnya, terkandung nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun, yang mencerminkan keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam. Melalui kearifan tersebut, masyarakat telah lama mengenali dan memanfaatkan metabolit sekunder tumbuhan—seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan fenolik—sebagai bahan obat, pewangi, serta perlindungan alami dari penyakit. Buku ini menggabungkan dua dimensi penting: dimensi etnobotani, yang menyoroti praktik dan nilai budaya dalam pemanfaatan tumbuhan obat; serta dimensi biokimia, yang membahas kandungan metabolit sekunder dan aktivitas biologinya.
| Penyusun | Syahidah |
|---|---|
| ISBN | - |
| Penerbit | PT Literasi Nusantara Abadi Grup |
| Halaman | x + 128 |
| Harga | Rp 114.000 |