Mengharmoniskan Kaizen dengan Nilai-Nilai Islam

 

Buku ajar ini lahir dari sebuah refleksi mendalam mengenai titik temu antara dua kekuatan besar yang seringkali dipandang terpisah, yaitu metodologi manajemen kualitas modern dari Jepang, Kaizen, dan nilai-nilai spiritualitas kerja yang terkandung dalam ajaran Islam. Di tengah lanskap industri global yang menuntut efisiensi, produktivitas, dan inovasi tanpa henti, organisasi-organisasi berbasis nilai Islam menghadapi tantangan unik. Tantangan tersebut adalah bagaimana mengadopsi praktik praktik terbaik dunia tanpa kehilangan identitas spiritual yang menjadi fondasinya. Seringkali, terjadi dikotomi antara mengejar keunggulan duniawi dan mempertahankan kedalaman ukhrawi. Buku ini berupaya menjembatani kesenjangan tersebut dengan menunjukkan bahwa Kaizen dan Islam bukan hanya kompatibel, tetapi juga saling menguatkan. Urgensi pembahasan ini terletak pada kebutuhan nyata di berbagai sektor, mulai dari lembaga keuangan syariah, industri halal, institusi pendidikan Islam, hingga organisasi filantropi. Banyak dari organisasi ini yang berjuang untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional, namun merasa ragu untuk mengadopsi metodologi yang lahir dari konteks budaya non-Islam. Buku ini menyajikan sebuah argumen teoretis dan praktis bahwa prinsip-prinsip inti Kaizen, seperti perbaikan berkelanjutan, eliminasi pemborosan, dan fokus pada proses, sejatinya beresonansi kuat dengan konsep-konsep Islam seperti ihsan, itqan, muhasabah, dan larangan israf.

Penyusun

Dr. Ir. Sambas Sundana, MT.

ISBN 
PenerbitCV Literasi Nusantara Abadi
Halamanxii + 476
Harga

Rp 372.000