Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
Relevansinya Terhadap Diskursus Pendidikan Islam dan Moderasi Beragama
Buku ini lahir dari kegelisahan yang tumbuh dalam ruang pendidikan dan keberagamaan kita. Di tengah kemajuan teknologi dan deras-nya arus informasi, pendidikan sering kehilangan ruh, dan agama kerap kehilangan kesejukan. Dari keresahan itulah kami mencoba menelusuri kembali pemikiran Ki Hadjar Dewantara vis a vis diskursus pendidikan Islam dan ajaran Islam tentang moderasi beragama. Menulis tentang Ki Hadjar Dewantara berarti menulis tentang wajah bangsa. Ia bukan sekadar pendiri Taman Siswa, melainkan penafsir kebudayaan dan kemanusiaan dalam konteks pendidikan. Dan ketika pemikiran itu dibaca dalam dialog dengan ajaran Islam, kita menemukan simpul yang indah: bahwa pendidikan dan agama sejatinya berjumpa dalam misi memanusiakan manusia. Buku ini tidak hadir untuk menambah panjang daftar literatur, tetapi untuk menyalakan kembali percakapan. Percakapan tentang bagaimana gagasan Ki Hadjar dapat diterapkan dalam konteks pendidikan Islam masa kini. Dan bagaimana nilai-nilai Islam yang moderat dapat memperkaya praktik pendidikan yang berakar pada kebudayaan.
| Penyusun | Resta Tultuffia Sari |
|---|---|
| Penerbit | PT Literasi Nusantara Abadi Grup |
| Halaman | x + 214 |
| Harga | Rp 138.000 |