Perilaku Nasabah Pada Bank Syariah

Pengetahuan dan Kesadaran Sebagai Novelty

 

Perkembangan industri perbankan syariah dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan dinamika yang sangat menarik. Kehadiran bank syariah tidak hanya menjadi alternatif sistem keuangan yang bebas dari praktik riba, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi yang berlandaskan prinsip-prinsip keadilan, transparansi, kemitraan, dan keberkahan. Di berbagai negara, termasuk Indonesia, pertumbuhan lembaga keuangan syariah terus mengalami peningkatan baik dari sisi jumlah institusi, aset, produk, maupun layanan yang ditawarkan kepada masyarakat. Namun demikian, pertumbuhan industri perbankan syariah tidak selalu berjalan seiring dengan peningkatan jumlah nasabah yang memiliki pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip syariah yang mendasarinya. Dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai fenomena yang menunjukkan bahwa keputusan masyarakat untuk menjadi nasabah bank syariah dipengaruhi oleh beragam faktor, mulai dari faktor ekonomi, sosial, budaya, religiusitas, kualitas pelayanan, kepercayaan, hingga faktor psikologis yang membentuk perilaku konsumen. Oleh karena itu, memahami perilaku nasabah menjadi salah satu kunci penting dalam mengembangkan strategi pelayanan, pemasaran, dan penguatan kelembagaan perbankan syariah di masa depan.

PenulisAgus Sudirman
Syarifah Hudayah
Saida Zainurossalamia ZA
Doddy Adhimursandi
PenerbitCV. Literasi Nusantara Abadi
Halamanvi + 150
HargaRp 314.000