Reaktualisasi Kisah Nabi Luth
Pandangan Maqasidi Jasser Auda
Al-Qur’an tidak hanya menyuguhkan hukum dan ajaran, tetapi juga sarat dengan kisah. Di antara kisah-kisah itu, terdapat kisah Nabi Luth dan kaumnya sebuah narasi yang penuh dengan pesan peringatan, nilai-nilai kemanusiaan, serta pelajaran moral yang mendalam. Namun, sering kali kisah ini dipahami secara sempit, terhenti pada permukaan cerita, tanpa menelusuri pesan Ilahi yang tersembunyi di baliknya. Buku ini lahir dari keinginan untuk menghidupkan kembali semangat memahami kisah Nabi Luth dengan cara yang lebih menyentuh nurani dan relevan dengan kehidupan kita hari ini. Dengan mengangkat pandangan Jasser Auda—seorang pemikir maqasidi kontemporer—penulis berupaya memperlihatkan bahwa kisah dalam Al-Qur’an tidak hanya menyangkut masa lalu, tetapi juga mengandung cahaya petunjuk bagi masa kini dan masa depan. Setiap ayat tentang kaum Nabi Luth bukan sekadar catatan sejarah, tetapi cermin yang memantulkan kondisi masyarakat, tantangan moral, dan krisis spiritual yang terus berulang dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, membaca kisah ini bukan semata untuk mengetahui apa yang terjadi, tetapi untuk memahami mengapa itu terjadi dan apa yang Allah ingin kita pelajari darinya.
| Penyusun | Abdul Qodir Maliki |
|---|---|
| ISBN | - |
| Penerbit | PT. Literasi Nusantara Abadi Grup |
| Halaman | vi + 124 |
| Harga | Rp 92.000 |