Sosiologi Seni

Teori, Praktik, dan Dinamika Sosial Budaya

 

Sosiologi seni merupakan bidang kajian yang penting karena menempatkan seni dalam ruang kehidupan sosial yang nyata. Melalui perspektif ini, karya seni tidak hanya dibaca sebagai objek keindahan, tetapi juga sebagai hasil dari proses sejarah, institusi, ideologi, kekuasaan, ekonomi, identitas, dan perubahan sosial. Seni hadir dalam masyarakat bukan sekadar sebagai hiburan atau simbol budaya, melainkan juga sebagai arena negosiasi makna, ekspresi nilai, pembentukan identitas, bahkan perlawanan terhadap berbagai bentuk ketimpangan sosial. Oleh karena itu, sosiologi seni memberikan landasan yang sangat penting bagi mahasiswa, peneliti, seniman, budayawan, maupun pembaca umum untuk memahami seni secara lebih kontekstual, reflektif, dan multidimensional. Buku ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan referensi yang tidak hanya menjelaskan dasar-dasar sosiologi seni, tetapi juga mengaitkannya dengan dinamika dunia seni kontemporer. Pembahasan dalam buku ini dimulai dari pengantar sosiologi seni, sejarah perkembangannya, posisi sosiologi seni dalam studi seni, hingga pendekatan metodologis yang digunakan dalam penelitian. Selanjutnya, buku ini mengulas teori-teori klasik yang menjadi fondasi penting, seperti pemikiran Marxisme, Max Weber, dan Émile Durkheim, sebelum bergerak ke pembahasan yang lebih luas tentang seni sebagai produk sosial, produksi dan distribusi seni, konsumsi dan resepsi seni, peran seniman dalam masyarakat, serta hubungan seni dengan identitas sosial.

Penyusun

Prof. Dr. Ni Made Ruastiti, S.ST., MSi.
Dr. Gede Yoga Kharisma Pradana, S.Sos., M.Si.

ISBN-
PenerbitCV Literasi Nusantara Abadi
Halamanxiv + 260
Harga

Rp 221.000