Tradisi Megebeg-Gebegan di Desa Tukad Mungga Bali
Kegiatan Teknik Pembuatan, Manajemen, Pemasaran dan Digital Marketing
Tradisi Megebeg-gebegan bukan hanya sebuah peristiwa ritual, melainkan wujud nyata hubungan harmonis antara manusia, alam, dan kekuatan niskala dalam tatanan kehidupan masyarakat Desa Tukad Mungga. Melalui tradisi ini, masyarakat mengungkapkan rasa syukur, menjaga keseimbangan kosmis, serta memperkuat solidaritas sosial antarwarganya. Namun, di balik semarak perebutan godel dan energi komunal yang dipertunjukkan, terkandung nilai-nilai historis, estetis, dan filosofi yang sangat kaya.Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai Megebeg-gebegan, mulai dari konteks sosial-budaya desa, asal-usul dan mitos yang melatarinya, proses ritual yang dijalankan, hingga berbagai simbolisme yang terkandung di dalamnya. Lebih jauh, buku ini juga membahas bagaimana tradisi ini berinteraksi dengan perkembangan pariwisata budaya di Bali, serta bagaimana masyarakat lokal menghadapi dinamika modernitas sambil tetap berupaya menjaga kesakralan warisan leluhur.
| Penyusun | Prof. Dr. Ni Made Ruastiti, S.ST., M.Si. |
|---|---|
| ISBN | - |
| Penerbit | PT Literasi Nusantara Abadi Grup |
| Halaman | vi + 159 |
| Harga | Rp 112.000 |