Iman Yang Berbicara, Iman Yang Bergerak
Iman sering kali hadir dalam kehidupan sebagai sesuatu yang telah kita kenal sejak lama. Kita mengenal bahasa iman, mendengar pengajaran tentang iman, mengucapkan pengakuan iman, dan menjalankan berbagai kebiasaan yang berkaitan dengan kehidupan rohani. Namun, di tengah semua itu, ada pertanyaan yang perlu kita ajukan dengan jujur: apakah iman tersebut masih berbicara kepada kehidupan kita? Apakah ia masih memberikan arah ketika kita menghadapi ketidakpastian? Apakah ia masih memberi kekuatan ketika kita mengalami kegagalan, kehilangan, dan pergumulan? Dan yang tidak kalah penting, apakah iman itu masih menggerakkan kita untuk hidup secara berbeda? Buku ini tidak ditulis untuk memberikan jawaban yang serba sederhana terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebaliknya, buku ini mengajak pembaca untuk berjalan bersama dalam sebuah perjalanan reflektif mengenai iman. Perjalanan itu dimulai dari kesadaran bahwa iman dapat kehilangan suaranya ketika ia berhenti menjadi pengalaman yang hidup dan hanya tinggal sebagai kebiasaan.
| Penyusun | Alamta Singarimbun Analisman Laoli Abadi Buadi Stefanus Didik Sulistyoadi Firnoyoso Guru Sozuaon P. Simbolon Kezia Sola Gratia Rumanti Yuliasih Siloam Kevin Paul Sugeng Witono Yanuet Indah Z. Tampubolon |
|---|---|
| Penerbit | CV. Literasi Nusantara Abadi |
| Halaman | viii + 238 |
| Harga | Rp146.000 |