Jamu Tradisional Asal “Kampung Jamu” Jombang

Eksplorasi Kearifan Lokal dalam Perspektif Sains dan Pembelajarannya

 

Buku ini membahas jamu tidak hanya sebagai minuman herbal tradisional, tetapi juga sebagai warisan budaya, pengetahuan lokal, sumber kesehatan masyarakat, serta sarana pembelajaran sains yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tradisi jamu memperlihatkan bagaimana masyarakat memanfaatkan tumbuhan herbal, rempah, rimpang, daun, buah, dan bahan alami lainnya secara bijak untuk menjaga kebugaran tubuh dan membangun pola hidup yang selaras dengan alam. Pembahasan dalam buku ini disusun secara sederhana dan mengalir, mulai dari kedudukan jamu sebagai warisan kearifan lokal, pengenalan Kampung Jamu sebagai ruang identitas tradisi, ragam jamu dan bahan alaminya, proses pembuatan jamu, hingga hubungan jamu dengan sains dan etnosains. Buku ini juga menguraikan bagaimana jamu dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual melalui proyek herbal, aktivitas belajar berbasis bahan jamu, dan penguatan literasi sains. Melalui buku ini, pembaca diharapkan dapat memahami bahwa jamu bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan pengetahuan budaya yang tetap relevan dengan kehidupan modern. Jamu memiliki nilai kesehatan, ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan sosial yang dapat terus dikembangkan tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Penyusun

Fatikhatun Nikmatus Sholihah
Erman
Beni Setiawan
Yuni Sri Rahayu
Raharjo

ISBN 
PenerbitCV Literasi Nusantara Abadi
Halamanvi + 134
Harga

Rp 198.000