Menyingkap Kearifan Lokal di Tanah Leluhur

Jejak Peradaban di Pesalakan

 

Peradaban di Pesalakan dapat disusun dan dihadirkan kepada pembaca. Kearifan lokal bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan pengetahuan kolektif yang terus membentuk cara berpikir, bertindak, dan berelasi masyarakat dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitarnya. Dalam konteks masyarakat Pesalakan, kearifan lokal terwujud secara nyata melalui struktur sosial banjar, sistem kekerabatan, praktik adat dan upacara keagamaan, pengelolaan subak, seni tradisi, hukum adat, hingga mekanisme penyelesaian konflik yang berakar pada nilai keharmonisan dan kebersamaan. Seluruh aspek tersebut menunjukkan bahwa budaya tidak bersifat statis, melainkan dinamis dan senantiasa beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan esensi nilai luhurnya. Di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi, tradisi lisan dan praktik adat menghadapi tantangan serius, terutama berkurangnya keterlibatan generasi muda. Oleh karena itu, kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi sumber rujukan, sarana edukasi, sekaligus media refleksi bagi masyarakat lokal, akademisi, mahasiswa, dan pembaca umum yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian kebudayaan. Pembahasan buku ini mencakup berbagai dimensi kehidupan masyarakat Pesalakan, mulai dari aspek sosial, religius, ekonomi, hingga seni dan arsitektur tradisional.

Penyusun

I Kadek Mario Tama, I Putu Reno Radtya Rahman, I Wayan Gianluigi Abimanyu Ariputra, I Wayan Bintang Priangga, Ni Luh Hanny Candra Ayu, Ni Putu Ranni Harmoni, Ni Kadek Diana Suartini, Dewa Ayu Kiranti, Ni Komang Ayu Agustini, I Putu Divha Yoga Pramana

ISBN-
PenerbitPT Literasi Nusantara Abadi Grup
Halamanviii + 270
Harga

Rp 180.000