Perguruan Tinggi dan Pengembangan Varietas Unggul Hortikultura Berbasis Smart Agriculture
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pertanian. Dalam beberapa dekade terakhir, pertanian tidak lagi hanya dipahami sebagai aktivitas budidaya yang mengandalkan pengalaman tradisional, tetapi telah berkembang menjadi sistem produksi modern yang didukung oleh teknologi informasi, sensor, otomatisasi, dan analisis data. Transformasi tersebut melahirkan konsep smart agriculture, yaitu sistem pertanian cerdas yang mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas hasil, serta keberla jutan lingkungan. Dalam konteks hortikultura nasional, penerapan Smart Agriculture menjadi sangat penting karena komoditas hortikultura memiliki nilai ekonomi tinggi, kebutuhan pasar yang terus meningkat, serta tingkat sensitivitas yang besar terhadap perubahan iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman. Di Indonesia, pengembangan hortikultura menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan lahan produktif, perubahan pola cuaca yang tidak menentu, menurunnya kualitas sumber daya alam, hingga tuntutan konsumen terhadap produk yang lebih berkualitas, aman, dan seragam. Selain itu, persaingan global menuntut komoditas hortikultura nasional untuk memiliki daya saing yang tinggi baik dari segi produktivitas maupun mutu. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga pada efisiensi sistem budidaya secara keseluruhan. Dalam situasi inilah perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang mampu menjawab tantangan pertanian masa depan.
| Penyusun | Ir. Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D. |
|---|---|
| ISBN | |
| Penerbit | CV Literasi Nusantara Abadi |
| Halaman | viii + 102 |
| Harga | Rp 217.000 |