Kajian, Kiat

Pentingnya Literasi Lingkungan Sejak SD untuk Membentuk Kebiasaan Baik

Penulis: Yunita Anggreani Aruan

Penyunting: Ira Atika Putri

 

 

Lingkungan merupakan bagian yang dekat dengan kehidupan anak. Setiap hari, anak berada di rumah, sekolah, dan tempat bermain yang semuanya memiliki hubungan dengan lingkungan. Oleh karena itu, mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan sejak sekolah dasar dapat membantu anak memahami kebiasaan baik yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengenalan lingkungan tidak harus dimulai dari pembahasan yang sulit. Anak dapat belajar melalui kegiatan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, merawat tanaman, dan menggunakan air dengan bijak.

Lantas, bagaimana cara mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak sejak sekolah dasar? Simak pembahasannya berikut ini.

 

Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Usia sekolah dasar merupakan salah satu tahap ketika anak mulai banyak belajar dari kebiasaan yang ada di sekitarnya. Apa yang dilakukan secara berulang dapat menjadi bagian dari kebiasaan mereka.

Oleh karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dapat dikenalkan melalui kegiatan yang sederhana dan mudah dilakukan. Anak dapat diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan atau orang dewasa, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama.

Sekolah juga dapat menjadi tempat untuk membentuk kebiasaan tersebut. Kegiatan seperti menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan bekerja sama menjaga lingkungan dapat menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari.

 

Belajar dari Lingkungan Sekitar

Pembelajaran mengenai lingkungan tidak harus selalu dilakukan melalui buku atau penjelasan guru. Anak juga dapat belajar dengan mengamati keadaan di sekitar mereka.

Guru dapat mengajak siswa melihat kondisi halaman sekolah, taman, tempat sampah, atau ruang kelas. Setelah itu, siswa dapat diajak berdiskusi mengenai apa yang mereka lihat.

Misalnya, ketika siswa menemukan sampah di halaman sekolah, guru dapat mengajak mereka membicarakan penyebabnya dan apa yang dapat dilakukan agar kondisi tersebut tidak terjadi lagi. Dengan cara seperti ini, anak tidak hanya menerima informasi, tetapi juga belajar menghubungkan materi dengan keadaan yang mereka lihat sendiri.

 

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dilakukan Anak

Ada beberapa kebiasaan yang dapat dikenalkan kepada anak sejak sekolah dasar, seperti:

  1. membuang sampah pada tempatnya,
  2. menjaga kebersihan ruang kelas,
  3. menggunakan air secukupnya,
  4. menutup keran setelah digunakan,
  5. merawat tanaman,
  6. menggunakan kembali barang yang masih bisa dipakai, dan
  7. ikut menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Kebiasaan tersebut terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan secara konsisten dapat membantu anak memahami arti tanggung jawab terhadap lingkungan.

 

Peran Guru dan Orang Tua

Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan contoh kepada siswa. Guru dapat mengajak siswa melakukan kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan sekaligus memberikan contoh melalui kebiasaan sehari-hari.

Orang tua juga mempunyai peran yang tidak kalah penting. Kebiasaan yang diajarkan di sekolah dapat dilanjutkan di rumah, misalnya dengan mengajak anak merapikan barang, membuang sampah dengan benar, menghemat air, dan merawat tanaman.

Dengan adanya pembiasaan di rumah dan sekolah, anak mendapatkan kesempatan untuk menerapkan kepedulian terhadap lingkungan secara lebih konsisten.

 

Buku sebagai Media Pembelajaran

Buku dapat digunakan sebagai salah satu media untuk membantu guru mengenalkan materi lingkungan kepada siswa. Materi yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dapat membuat pembelajaran lebih terarah.

Penerbit Litnus juga memiliki seri buku Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD kelas I sampai kelas VI. Buku tersebut dapat menjadi salah satu bahan pendukung pembelajaran mengenai lingkungan sesuai dengan jenjang pendidikan siswa.

Materi yang terdapat dalam buku juga dapat dikaitkan dengan kegiatan nyata sehingga anak tidak hanya membaca, tetapi juga dapat menerapkan apa yang dipelajari.

 

Kesimpulan

Mengenalkan kepedulian lingkungan sejak sekolah dasar dapat dimulai dari kebiasaan yang sederhana. Anak tidak hanya perlu mengetahui pentingnya lingkungan, tetapi juga perlu mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkannya.

Dengan adanya contoh dari orang dewasa, kegiatan di sekolah, dukungan keluarga, serta media pembelajaran seperti buku, anak dapat perlahan memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

Menjadikan Pembelajaran Lingkungan Lebih Dekat dengan Anak

Pembelajaran tentang lingkungan akan lebih mudah dipahami ketika anak dapat menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, guru dan orang tua dapat memilih media pembelajaran yang sesuai dengan usia anak dan mendukung kegiatan belajar yang dekat dengan lingkungan sekitar.

Buku Pendidikan Lingkungan Hidup dari Penerbit Litnus dapat menjadi salah satu pilihan bahan pendukung pembelajaran untuk siswa SD. Tersedia untuk kelas I hingga kelas VI, buku ini dapat membantu anak mengenal lingkungan sesuai dengan jenjang belajarnya dan mendorong mereka menerapkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

 

Referensi

  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2024). Materi mengenai Gerakan Sekolah ASRI dan kepedulian lingkungan. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2024). Materi pendidikan berkelanjutan dan pembiasaan menjaga lingkungan. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
  • Widyaningrum, R. (2022). Pembentukan karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar melalui sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Malang: Penerbit Litnus.


TERBITKAN BUKU DENGAN MUDAH

Konversi Artikel Ilmiah Menjadi Buku

Menerbitkan Buku

E-Book Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *