Belajar Matematika dalam Permainan Tradisional di Sekolah Adat Kampoeng Batara
Permainan tradisional memiliki kedekatan yang kuat dengan kehidupan masyarakat. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, sportivitas, kerja sama, kejujuran, ketangkasan, kreativitas, serta kemampuan berpikir strategis. Lebih dari itu, permainan tradisional juga menyimpan berbagai konsep matematika yang dapat dikenali melalui bentuk, ukuran, pola, bilangan, jarak, waktu, peluang, strategi, dan aturan permainan. Oleh karena itu, permainan tradisional dapat menjadi jembatan yang menarik antara budaya lokal dan pembelajaran matematika. Berbagai permainan seperti patheng dudu, kuartet, tepil, tembakan semat, lanteran atau kiling, engklek, seltok, egrang bambu, egrang batok, gasing bluluk, bentengan, dakon, dan permainan lainnya dipaparkan sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal. Setiap permainan tidak hanya dijelaskan dari sisi bentuk dan cara bermain, tetapi juga dihubungkan dengan elemen etnomatematika yang terkandung di dalamnya.
| Penyusun | Rachmaniah Mirza Hariastuti Intan Dwi Pratiwi Novita Purnamasari Supahmi Widie Nurmahmudy |
|---|---|
| ISBN | |
| Penerbit | CV Literasi Nusantara Abadi |
| Halaman | viii + 83 |
| Harga | Rp 181.000 |