Strategi kepemimpinan kyai dalam membentuk santri memiliki jiwa entrepreneurship tidak hanya dibekali dengan ilmu agama saja akan tetapi memberikan keterampilan yang bersifat aplikatif dan siap kerja. Pemberian bekal usaha bertujuan agar santri dan para alumni dapat berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan sebagai sarana dakwah baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai keislaman yang ditanamkan di pondok pesantren Assalafiy Fathul Ulum Jombang dan Riyadlul Jannah Mojokerto berupa aqidah, syariah, dan akhlak agar para santri dapat mengendalikan dirinya ketika berwirausaha, sehingga bisa memproduksi sesuatu yang halalan tayyiban.
Buku ini mengulas tentang strategi Kiyai dalam meningkatkan nilai-nilai keislaman berbasis entrepreneurship ialah dengan cara menanamkan mindset pentingnya menjadi seorang entrepreneur, menjadikan entrepreneur sebagai sarana dakwah dan menjadikan buku Syi’ir kebangsaan sebagai rujukan dalam entrepreneurship santri. Bentuk usaha yang dilakukan oleh pesantren dalam meningkatkan jiwa entrepreneurship ialah dengan pelatihan kewirausahaan, kemudian praktik langsung dilapangan dengan pendampingan mentor yang sudah berpengalaman. Serta keberhasilan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan pesantren dalam peningkatan jiwa entrepreneurship santri berupa nilai-nilai ketauhidan untuk tidak bergantung pada makhluk, kemudian nilai pelayanan yang baik (akhlak karima), dan sikap saling tolong-menolong.
Adapun pembahasan dalam buku ini sebagai berikut.
- Pondok Pesantren
- Strategi Kepemimpinan Kyai
- Konsep Dasar Entrepreneuship
- Strategi Kyai Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keislaman Berbasis
Entreprenuship - Bentuk Usaha yang Dilakukan Oleh Pesantren dalam Meningkatkan Jiwa-Jiwa Entreprenuship
- Keberhasilan Nilai-Nilai Keislaman yang Ditanamkan Pondok Pesantren dalam Peningkatan Jiwa Entreprenuship Santri
