Buku ini membahas tentang upaya menggabungkan nilai-nilai religius dengan budaya lokal Lampung yang terwujud dalam konsep panca falsafah ulun Lampung. Konsep ini mencerminkan filosofi masyarakat Lampung yang terdiri dari lima butir panca, yaitu pi’il pesenggiri (harga diri atau rasa malu), bejuluk adek (berperilaku sesuai gelar adat), nemui nyimah (ramah dalam menerima tamu), nengah nyappur (pandai berbaur), dan sakai sambayan (gotong-royong)
Selain itu, di dalamnya mengungkap bagaimana masyarakat Lampung memadukan ajaran Islam dengan nilai-nilai budaya lokal sehingga membentuk identitas yang unik dan kaya. Dengan internalisasi budaya religius ini, masyarakat Lampung dapat memahami dan mengamalkan ajaran agama secara mendalam sembari tetap memelihara dan menghargai nilai-nilai budaya tradisional.
Dalam buku ini membahas materi-materi sebagai berikut.
- Konsep Dasar Internalisasi
- Budaya Religius
- Kecerdasan Spiritual
- Potret Masyarakat Lampung
- Panca Falsafah Hidup Ulun Lampung
- Analisis Internalisasi Budaya Religius Berbasis Panca Falsafah Ulun Lampung



Ulasan
Belum ada ulasan.