Buku ini mengupas perjalanan spiritual tiga tokoh besar dalam sejarah Islam: Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, Husein Al-Hallaj, dan Syekh Siti Jenar, dengan fokus pada perbedaan nasib mereka dalam konteks ajaran tasawwuf. Menggunakan pendekatan analisis ilmu tasawwuf, buku ini menggali secara mendalam perbedaan pandangan dan praktik spiritual masing-masing tokoh, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi perjalanan hidup dan nasib mereka.
Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani dikenal sebagai sosok yang mengajarkan tasawwuf dengan pendekatan moderat dan menjunjung tinggi akhlak serta kesetiaan kepada syariat Islam. Ia mampu meraih pengaruh besar dan dihormati sebagai wali yang diterima di kalangan umat Islam. Di sisi lain, Husein Al-Hallaj, dengan konsep “Ana al-Haq” (Akulah Kebenaran), menghadapi kontroversi yang berujung pada kematiannya, diakibatkan oleh penentangan terhadap pemahaman tasawwuf yang dianggap menyimpang oleh sebagian besar ulama. Sementara itu, Syekh Siti Jenar, seorang tokoh sufi yang hidup di tanah Jawa, juga terkenal dengan ajaran-ajaran yang dianggap radikal dan menyimpang, yang akhirnya membuatnya dihukum mati oleh pihak berwenang.
Konsultasi, Gratis!
Penerbit Litnus terdiri dari tim profesional yang mampu menghasilkan buku-buku berkualitas tinggi dan berstandar Nasional Dikti.



Ulasan
Belum ada ulasan.