Edukasi, Kajian, Kiat

Sinopsis dan Blurb, Apa Bedanya dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Oleh: Daffaul Faizah

 

 

 

Setelah membahas bagian awal dan akhir buku, ada hal lain yang juga menarik untuk dipahami dalam proses penerbitan. Sebelum pembaca mengenal isi buku lebih jauh, biasanya terdapat teks yang membantu memperkenalkan buku tersebut. Sinopsis dan blurb menjadi dua di antaranya yang cukup sering dijumpai.

Meski sudah tidak asing dalam dunia penerbitan, sinopsis dan blurb masih sering dipahami sebagai hal yang sama. Padahal, masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda. Informasi yang ditampilkan pun perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaannya. Lantas, apa itu sinopsis dan blurb? Bagaimana cara membuatnya? Simak penjelasan berikut ini.

 

Sinopsis

Sinopsis merupakan ringkasan sekitar 200–500 kata yang memberikan gambaran mengenai isi buku. Informasinya disusun secara lengkap agar pembaca memahami pokok pembahasan. Sinopsis dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan penerbitan, seperti pengajuan naskah, halaman promosi, maupun bagian belakang sampul, sesuai dengan tujuan dan media penyajiannya.

 

Cara membuat:

  • Tentukan topik utama yang dibahas dalam buku.
  • Jelaskan persoalan atau kebutuhan yang menjadi pokok pembahasan.
  • Pilih poin-poin penting yang dapat mewakili isi buku.
  • Sampaikan gagasan, pendekatan, atau solusi yang ditawarkan.
  • Susun informasi secara runtut agar isi buku mudah dipahami.

 

Contoh:

Berikut contoh sinopsis buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring.

 

Filosofi Teras membahas Stoisisme sebagai filsafat Yunani-Romawi kuno yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasannya mencakup cara membedakan hal-hal yang dapat dikendalikan dan yang berada di luar kendali, memahami sumber emosi negatif, serta membangun cara berpikir yang lebih rasional dalam menghadapi berbagai keadaan. Buku ini juga menghubungkan prinsip-prinsip Stoisisme dengan situasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat masa kini sehingga pembahasannya dapat dipahami secara praktis. Melalui pendekatan tersebut, buku ini memberikan gambaran mengenai cara menggunakan prinsip Stoisisme untuk menghadapi tekanan dan berbagai perubahan dalam kehidupan.

 

Contoh tersebut memberikan gambaran mengenai topik, cakupan pembahasan, dan pendekatan yang digunakan dalam buku. Informasinya disusun secara lengkap agar isi buku dapat dipahami dengan jelas.

 

Blurb

Blurb merupakan teks singkat sekitar 100–200 kata yang menyoroti informasi tertentu untuk membangun ketertarikan pembaca. Penyajiannya lebih selektif dan dapat menggunakan bahasa yang komunikatif untuk menarik perhatian tanpa mengungkapkan seluruh isi buku. Blurb dapat digunakan pada sampul, katalog, maupun materi promosi sesuai dengan kebutuhan penerbitan.

 

Cara membuat:

  • Angkat persoalan atau pertanyaan yang dekat dengan pembaca.
  • Perkenalkan gagasan utama buku secara singkat.
  • Tunjukkan manfaat atau hal yang ditawarkan buku.
  • Gunakan pembuka yang menarik untuk membangun perhatian.
  • Bangun rasa ingin tahu tanpa menjelaskan seluruh isi buku.

 

Contoh:

Berikut contoh blurb buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring.

 

APAKAH KAMU SERING MERASA KHAWATIR AKAN BANYAK HAL? BAPERAN? SUSAH MOVE-ON? MUDAH TERSINGGUNG DAN MARAH-MARAH DI MEDIA SOSIAL MAUPUN DUNIA NYATA?

Lebih dari 2000 tahun lalu, sebuah mazhab filsafat menemukan akar masalah dan juga solusi dari banyak emosi negatif. Stoisisme, atau Filosofi Teras, adalah filsafat Yunani-Romawi kuno yang bisa membantu kita mengatasi emosi negatif dan menghasilkan mental yang tangguh dalam menghadapi naik-turunnya kehidupan. Jauh dari kesan filsafat sebagai topik berat dan mengawang-awang, Filosofi Teras justru bersifat praktis dan relevan dengan kehidupan Generasi Milenial dan Gen-Z masa kini.

 

Contoh tersebut menunjukkan ciri khas blurb. Pembuka langsung menggunakan pertanyaan yang dekat dengan persoalan sehari-hari, kemudian memperkenalkan gagasan utama buku dan manfaat yang ditawarkan. Informasi yang diberikan cukup untuk membangun ketertarikan tanpa menjelaskan seluruh isi buku.

 

Sobat Litnus dapat melihat perbedaan dari keduanya secara ringkas melalui tabel berikut ini.

Aspek Sinopsis Blurb
Tujuan Memberikan gambaran isi buku secara keseluruhan Membangun ketertarikan pembaca
Sasaran Pihak penerbitan atau pembaca umum Pembaca potensial
Penyajian Lebih komprehensif Lebih selektif
Gaya Deskriptif dan informatif Komunikatif dan persuasif
Jumlah kata 200–500 kata* 100–200 kata*

*Rentang tersebut merupakan acuan praktis, bukan ketentuan baku.

 

Tip Editor Litnus

Sobat Litnus perlu mengetahui bahwa sinopsis dan blurb dalam proses penerbitan harus sesuai dengan karakter buku dan misi penerbit. Penulis tetap dapat menyiapkan dan mengirimkannya sejak awal. Jika ada bagian yang belum sesuai, editor akan meninjau dan menyesuaikannya agar tetap mencerminkan isi buku serta memenuhi ketentuan penerbitan.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah setiap buku harus memiliki sinopsis dan blurb?

Tidak. Kebutuhannya bergantung pada tujuan penerbitan dan media yang digunakan. Dalam praktiknya, buku dapat menggunakan sinopsis saja, blurb saja, atau keduanya sesuai kebutuhan.

Apakah sinopsis bisa digunakan di sampul buku?

Bisa. Sinopsis dapat ditempatkan pada bagian sampul belakang. Isinya dapat disesuaikan agar tetap memberikan gambaran isi sekaligus sesuai dengan ruang yang tersedia.

Apakah blurb hanya digunakan untuk buku fiksi?

Tidak. Blurb juga dapat digunakan untuk buku nonfiksi. Isinya dapat membahas persoalan yang dekat dengan pembaca, pertanyaan yang relevan, manfaat yang ditawarkan, atau gagasan utama yang dibahas dalam buku.

 

Kesimpulan

Sinopsis dan blurb memiliki fungsi yang berbeda meskipun dapat digunakan untuk buku yang sama. Sinopsis menekankan gambaran isi yang lebih lengkap, sedangkan blurb menyeleksi informasi yang paling menarik dan relevan bagi pembaca. Perbedaan tersebut perlu diperhatikan saat menentukan informasi, gaya bahasa, dan tingkat kelengkapan teks. Dengan menyesuaikan isi dengan tujuan penggunaannya, sinopsis maupun blurb dapat disusun secara lebih tepat.

 

Jangan khawatir! Jika Sobat Litnus sudah memiliki naskah, Penerbit Litnus akan membantu menyempurnakannya. Berbagai kebutuhan pendukung juga disiapkan untuk memperkenalkan buku dan menjangkau pembaca secara lebih luas.

 

Referensi

  1. Eneste, P. (2005). Buku Pintar Penyuntingan Naskah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  2. Hall, R. (2016). Writing Book Blurbs and Synopses: Professional Techniques for Fiction Authors. North Charleston: CreateSpace Independent Publishing Platform.


TERBITKAN BUKU DENGAN MUDAH

Konversi Artikel Ilmiah Menjadi Buku

Menerbitkan Buku

E-Book Gratis

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *